Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Paling Efektif

Windows Update yang berjalan otomatis seringkali menghabiskan kuota internet untuk mereka yang tidak menggunakan layanan internet unlimited, matikan saja!
Cara Mematikan Auto Update Windows 10
Image credit: Nokturnal.id

Di Windows 10, proses update dan install selalu berjalan secara otomatis dibelakang layar tanpa kita sadari. Meski tujuannya untuk memperbaiki celah berbahaya dan meningkatkan performa komputermu, namun auto update juga jadi masalah memuakan bagi kebanyakan pengguna Windows.

Untuk sebagian besar pengguna Windows 10 di Indonesia, auto update dipermasalahkan karena bisa menguras kuota internet saat komputer terkoneksi. Terlebih proses install-nya yang mengharuskan komputer untuk melakukan restart dengan waktu yang relatif, terkadang cukup lama.

Meski demikian, sebagai pengguna kamu tetap diberi pilihan untuk menonaktifkan fitur auto update tersebut. Cara ini akan menghemat kuota internetmu dan tidak ada lagi proses restart saat menginstall pembaruan.

Cara Mematikan Auto Update Windows 10

Gunakan salah satu cara dibawah ini yang paling mudah kamu aplikasikan.

Menggunakan Menu Service

Metode ini akan menonaktifkan sementara layanan update apapun dari Windows 10 cumulative update. Namun dapat aktif kembali setelah jangka waktu tertentu.

Ada baiknya kamu mengingat cara ini agar bisa mengaturnya kembali jika menemui Windows Update kembali berjalan secara otomatis.

Untuk menggunakannya, kamu bisa membuka menu Services melalui Run.

1. Tekan tombol Windows + R secara bersamaan untuk membuka jendela Run.

2. Ketik services.msc lalu tekan tombol Enter.

Buka Menu Services

3. Scroll kebawah dan klik dua kali pada pilihan Windows Update.

Cari Windows Update

4. Pada bagian Startup type, pilih Disable lalu klik Apply kemudian OK untuk menyimpan pengaturan terbaru.

Pilih Disable Windows Update

Menggunakan Metered Connections

Harus kamu ketahui bahwa metode ini tidak akan bekerja jika komputermu terkoneksi internet melalui Ethernet connections atau kabel LAN. Kamu hanya bisa mematikan update otomatis jika komputermu terkoneksi internet melalui jaringan WiFi.

Jadi jika komputer yang kamu gunakan biasa menggunakan WiFi termasuk tethering dari smartphone, mungkin cara ini cukup ampuh untuk mematikan auto update. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu masuk ke bagian Settings.

1. Klik tombol Start dibagian kiri bawah atau langsung tulis di search bar Settings lalu klik Enter.

2. Pilih Network & Internet.

Pilih Network & Internet

3. Klik menu Wi-Fi yang ada disebalah kiri, lalu klik nama koneksi Wi-Fi-mu

Klik Nama Wifi-mu

4. Scroll kebawah sedikit lalu ubah menjadi On dibagian Set as metered connections.

Ubah Metered Connections

Disini kamu juga bisa mengatur limit data yang digunakan melalui set a data limit to help control data usage on this network.

Pembatasan Update Dengan Registry

Di metode ini kita akan memberikan batasan kepada Windows agar tidak melakukan download dan install update secara otomatis dengan membuat kustom file registry. Karena cukup berisiko, perhatikan dengan seksama setiap langkahnya dan jangan sampai melakukan kesalahan.

1. Tekan tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

2. Ketik regedit lalu tekan OK untuk membuka Registry Editor.

Buka Registry Editor

3. Kemudian telusuri alamat ini HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows.

4. Klik kanan pada folder Windows, lalu pilih New dan klik Key.

Buat Key Baru di Folder Windows

5. Beri nama key baru tersebut dengan WindowsUpdate lalu tekan Enter.

Beri Nama WindowsUpdate

6. Lalu klik kanan pada key yang baru dibuat, pilih New dan klik Key.

Buat Key Baru Lagi

7. Bari nama key yang baru dibuat dengan nama AU lalu tekan Enter. Didalam folder AU, klik kanan area sebelah kanan lalu pilih New dan klik pada DWORD (32-bit) Value.

Pilih DWORD 32-bit

8. Beri nama key baru tersebut dengan AUOptions lalu tekan Enter. Klik dua kali pada key baru itu lalu ubah value-nya menjadi 2 lalu klik OK. Perintah tersebut untuk “Notify for download and notify for install”.

Masukkan Angka 2

8. Tutup Registry Editor dan proses selesai. Disarankan untuk melakukan restart komputer agar update yang kita lakukan pada registry benar-benar berjalan.

Dengan metode diatas kamu Windows 10 akan berhenti melakukan installasi update secara otomatis. Tetapi kamu akan menerima pesan apabila terdapat update, yang baru akan terdownload dan terinstall setelah mendapatkan persetujuan darimu.

Mematikan Auto Update Secara Permanen Dengan Registry

Sedangkan jika kamu butuh cara mematikan auto update Windows 10 secara permanen, kamu bisa melakukannya dengan memodifikasi registry komputermu. Berikut ini modifikasi yang perlu kamu lakukan, perhatikan baik-baik setiap langkahnya agar tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan.

1. Buka Run kemudian ketik regedit lalu tekan Enter.

Buka Registry Editor

2. Telusuri alamat berrikut HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows.

3. Klik kanan pada folder Windows lalu pilih New, kemudian klik Key.

Buat Key Baru pada Folder Windows

4. Beri nama key baru tadi sebagai WindowsUpdate lalu tekan Enter.

Beri Nama WindowsUpdate

5. Klik kanan lagi di key yang baru dibuat, pilih New dan klik Key.

Buat Key Baru Lagi

6. Beri nama key baru dengaan AU lalu tekan Enter.

Beri Nama AU

7. Klik kanan area putih sebelah kanan, pilih New dan klik DWORD (32-bit) Value.

Pilih DWORD 32-bit

8. Beri nama key terakhir dengan NoAutoUpdate dan tekan Enter.

Beri Nama NoAutoUpdate

9. Klik dua kali pada key tersebut dan ubah value-nya menjadi 1.

Isi Value Dengan Angka 1

10. Klik OK dan restart komputermu.

Setelah mengaplikasikan metode diatas dengan benar, Windows Update seharusnya akan benar-benar berhenti dari mengunduh dan menginstall secara otomatis.

Dari kedua metode modifikasi registry diatas, kamu masih bisa melakukan Update Windows secara menual melalui Settings > Update & Security > Windows Update kemudian klik Check for updates.

Penutup

Tutorial diatas hanya akan menghentikan update bulanan, yang biasanya untuk memperbaiki celah keamanan dan meningkatkan stabilitas Windows 10. Major update akan terus berjalan, namun jangan khawatir karena temponya tidak akan terlalu sering.

Major update sendiri membawa lebih banyak pembaruan dari berbagai seri sistem operasi, yang rasanya cukup sayang jika kita tertinggal. Dengan menghentikan update bulanan dengan cara diatas sudah cukup untuk menghemat kuotamu.

Silahkan tinggalkan komentar jika mendapai kesulitan saat mengikuti tutorial, atau terdapat bagian yang kurang jelas untuk ditanyakan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu.

Donny Satriya
Donny adalah pendiri sekaligus penulis di Nokturnal.id, menyukai dunia teknologi sejak lama. Tidak memiliki hobi khusus, namun menyukai musik dari berbagai genre.